Pulau Belakang Padang sering kali menghadapi cuaca ekstrem seperti gelombang pasang dan angin kencang, yang dapat membahayakan keselamatan nelayan. Minimnya infrastruktur komunikasi serta kurangnya akses terhadap informasi cuaca secara real-time meningkatkan risiko kecelakaan laut. Oleh karena itu, Smart Weather Detection System berbasis Internet of Things (IoT) dirancang untuk memberikan peringatan dini mengenai kondisi cuaca dan gelombang laut secara real-time. Sistem ini menggunakan sensor cuaca dan gelombang yang datanya langsung diakses melalui aplikasi mobile yang dikembangkan oleh dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Batam (ITEBA). Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam lima tahap: sosialisasi dan pelatihan mitigasi menghadapi ancaman bahaya cuaca ekstrem, pelatihan penggunaan teknologi, penerapan sistem, pendampingan, serta evaluasi dan keberlanjutan. Indikator dari keberhasilan program ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mitra sasaran tentang ancaman bahaya cuaca ekstrem serta upaya mitigas yang diukur melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan mitra sasaran sebanyak 95% tentang ancaman bahaya cuaca esktrem dan bajir rob sebesar 95%, serta peningkatan pengetahuan dan kesedaran upaya mitigasi bencana 100%.
Copyrights © 2024