Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan dari budaya Minangkabau dalam implementasi kurikulum nasional di Kota Bukittinggi dalam perspektif Auguste Comte yang mencakup tantangan dan solusi strategis yang ditawarkan dalam peneltiian ini. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Tantangan yang umumnya dihadapi dalam mengimplementasikan budaya lokal dalam kurikulum nasional yaitu kekakuan kurikulum nasional, keterbatasan sumber daya, partisipasi masyarakat yang rendah, dan kurangnya pelatihan untuk guru. Walaupun terdapat tantangan dalam pengimplementasiannya tentu ada solusi yang ditawarkan. Solusi strategis yang dapat dilakukan yaitu melalui pelatihan dan pendidikan bagi para guru, kepala sekolah, dan pengawas. Pelatihan ini dirancang untuk membantu mereka dalam mengimplementasikan kurikulum secara lebih efektif, pengembangan kurikulum yang lebih tepat disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Ini melibatkan perbaikan tujuan, materi, strategi, dan evaluasi kurikulum, dan pelatihan pengembangan rancangan pembelajaran yang cocok dengan Kurikulum. Manajemen pendidikan modern berdasarkan pemikiran Auguste Comte harus mempertimbangkan bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pembentukan moral yang baik, etika, dan pemahaman tentang tanggung jawab sosial. Ini dapat mencakup pengembangan kurikulum yang menekankan pendidikan moral, program pembelajaran yang mempromosikan kerja sama dan kepedulian sosial, serta upaya untuk membentuk budaya sekolah yang positif.
Copyrights © 2024