Studi sebelumnya tentang wabah pneumonia yang disebabkan oleh penyakit coronavirus novel 2019 (COVID-19) didasarkan pada informasi dari masyarakat umum. Data yang tersedia sangat terbatas untuk ibu hamil dengan Pneumonia COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik klinis COVID-19 pada kehamilan dan potensi penularan vertikal intrauterin infeksi COVID-19. Desain penelitian adalah retrospektif studi. Catatan klinis, hasil laboratorium, dan CT scan dada. Ibu hamil dengan pneumonia COVID-19 yang dikonfirmasi laboratorium (yaitu, dengan sampel usap tenggorokan ibu yang positif) untuk sindrom pernafasan akut parah coronavirus 2 [SARS-CoV-2]) yang dirawat di Puskesmas, Sulawesi-Selatan, Indonesia. Hasil: Total responden pada penelitian ini adalah 122. Usia rata-rata wanita adalah 28.01 tahun (SD = 6.61; rentang 17-44). Rata-rata usia kehamilan 20.24 minggu (SD=10.12) dengan rentang 3-39 minggu. Sekitar 77% wanita (n = 94) berasal berpendidikan sekolah menengah (SMP/SMA). Sebagian besar Pendidikan suami responden adalah sekolah menengah, dengan 76.2% (n = 93). Sebagian besar responden bersuku Makassar (98.4%, n = 120). Sebagian besar responden tidak bekerja menjadi ibu rumah tangga (81.1%, n = 99) dan Sebagian besar suami responden bekerja (99.2%, n = 121). Sebagian besar pendapatan rumah tangga dibawah UMR (87.7%, n = 107). Responden yang mengalami demam (10.3%; n=22), batuk (21.6%; n=46), sesak napas (22.1%; n=47), sakit tenggorokan (31.9%; n=68), dan sakit kepala (13.6%; n=29). Kesimpulan: Sebagian besar responden mengalami gejala Covid-19.
Copyrights © 2024