Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik batin yang dialami oleh tokoh utama dalam novel Setiap Luka Akan Pulih karya Halimah menggunakan pendekatan psikologi sastra Kurt Lewin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka dan analisis teks novel. Hasil penelitian menunjukkan adanya berbagai bentuk konflik batin seperti kekecewaan, gelisah, ketakutan, tekanan emosional, penyesalan, hingga kemarahan. Dinamika konflik batin dianalisis melalui teori Kurt Lewin yang menunjukkan adanya konflik mendekat-menjauh (approach-avoidance conflict). Resolusi konflik menggambarkan kemampuan tokoh utama dalam menghadapi dilema dan menumbuhkan pemahaman mendalam terhadap mekanisme psikologis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai pengelolaan konflik batin serta kontribusi bagi pengembangan teori sastra.
Copyrights © 2024