Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Hasil Kajian Kesalahan Berbahasa Lisan pada Kanal Youtobe Kompas TV Waningyun, Prissilia Prahesta; Rohmiyati, Afifah
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 8, No 2 (2023): Metalingua, Edisi Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v8i2.21583

Abstract

Bahasa menjadi sebuah alat terpenting yang selalu digunakan oleh setiap manusia baik saat berkomunikasi dalam bentuk tulisan maupun secara lisan. Hal ini menjadikan analisis Bahasa menjadi objek penting untuk kita teliti dengan harapan kita dapat menggunakan bahasa yang baik dan benar, sehingga bisa memahami pesan atau informasi, mengetahui, segala informasi yang ada. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kesalahan berbahasa dari berbagai tataran. Metode yang digunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode simak dan catat. Sumber data yang peneliti ambil yaitu dalam video kanal YouTube milik Kompas TV yang berjudul “Momen Mario Dendi Peragakan Adegan Tendang David” yang diunggah pada 10 Maret 2023. Hasil penelitian ini menunjukkan adannya kesalahan Bahasa pada tataran fonologi, tataran morfologi, tataran sintaksis, dan tataran semantik. 
Mistisisme Keris dan Budaya Jawa dalam Novel Wigati Karya Khilma Anis Waningyun, Prissilia Prahesta; Afi, Mohamad
Suara Bahasa Vol. 1 No. 02 (2023): Suara Bahasa
Publisher : CV. Eduartpia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe: (1) the building blocks of the novel; (2) keris mysticism; and (3) Javanese cultural values contained in the novel Wigati by Khilma Anis. This research is a qualitative descriptive study. The approach used is a literary anthropological approach. Sources of data obtained from documents. Data collection techniques with documentation. The sampling technique used was purposive sampling technique. Data analysis was carried out by interactive data analysis. The validity of the data using theoretical triangulation. Based on the results of data analysis obtained 3 conclusions. First, the building blocks of the novel are intrinsic and extrinsic elements. Intrinsic elements include; (a) major themes about the struggle of a woman's life, minor themes, among others, the problem of kris, Javanese culture problems, love problems; (b) characters and characterizations, the main characters are Wigati (quiet, steadfast, patient odd), and Manik (kind, cheerful, caring and considerate), additional characters are Hidayat Jati (kind, intelligent, outgoing and responsible), Kang Makhrus ( kind, considerate, authoritarian), Mrs. Nyai Zulfa (kind, gentle, compassionate), Abah (firm, kind), Grandma (kind, calm, authoritative and wise), Mrs. Kinanti (kind, caring and compassionate), Ali Murtadho (kind, considerate and wise, responsibility); (c) setting: setting includes place, time, atmosphere and social setting; (d) groove: mixed; (e) point of view: mixed; (f) the message in this novel is about the dangers and effects of unregistered marriage, which means that women must have self-respect regarding unregistered marriages. Extrinsic elements include; (a) the author's biography; (b) background of creation; (c) socio-cultural conditions; (d) cultural circumstances. Both the mysticism of the keris and Javanese culture, a review of literary anthropology, is about the keris that must be brought together and the myths and customs from the time of the ancestors. Keywords: Novel, building elements, keris mysticism, Javanese cultural values
MENYINGKAP KONFLIK BATIN PADA NOVEL SETIAP LUKA AKAN PULIH KARYA HALIMAH: PSIKOLOGI SASTRA KURT LEWIN Waningyun, Prissilia Prahesta; Andrianita, Dianka
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 3 (2024): Jubindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik batin yang dialami oleh tokoh utama dalam novel Setiap Luka Akan Pulih karya Halimah menggunakan pendekatan psikologi sastra Kurt Lewin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka dan analisis teks novel. Hasil penelitian menunjukkan adanya berbagai bentuk konflik batin seperti kekecewaan, gelisah, ketakutan, tekanan emosional, penyesalan, hingga kemarahan. Dinamika konflik batin dianalisis melalui teori Kurt Lewin yang menunjukkan adanya konflik mendekat-menjauh (approach-avoidance conflict). Resolusi konflik menggambarkan kemampuan tokoh utama dalam menghadapi dilema dan menumbuhkan pemahaman mendalam terhadap mekanisme psikologis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai pengelolaan konflik batin serta kontribusi bagi pengembangan teori sastra.
Kebermaknaan Kata pada Ungkapan Ndasmu dan Hidup Jokowi oleh Prabowo dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Faaza, Alfin; Waningyun, Prissilia Prahesta
TRANSFORMATIKA Vol 9, No 3 (2025): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v9i3.9765

Abstract

This research analyses the use of the phrases ‘Ndasmu’ and ‘Hidup Jokowi’ in Prabowo Subianto's political speech through Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis (AWK) perspective. The research aims to reveal power relations, ideological conflicts, and their impact on public opinion in the Indonesian political context. A qualitative method with a document study approach was applied to analyse data from news, speech videos, and social media responses. The results show that both phrases operate on three dimensions of AWK namely, (1) The text dimension, where ‘Ndasmu’ functions as a tool of delegitimising critics through sarcasm, while ‘Hidup Jokowi’ builds a narrative of continuity of power, (2) The discursive practice dimension, with the production and distribution of discourse in non-formal spaces triggering polarisation of interpretations, (3) The social context dimension, which confirms the influence of hierarchical Javanese culture and the dynamics of post-2024 post-election politics. The implications of the research reveal that the rhetoric has the potential to erode the quality of democracy through the reduction of critical dialogue space, increased polarisation, and the reproduction of power hegemony. This research recommends increasing people's critical literacy and the ethical responsibility of political actors in using language as an instrument of public communication.
Kebermaknaan Kata pada Ungkapan Ndasmu dan Hidup Jokowi oleh Prabowo dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough : The Meaning of Words in Prabowo's Expression ‘Ndasmu dan Hidup Jokowi’ (Your Head and Jokowi's Life) from the Perspective of Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis Faaza, Alfin; Waningyun, Prissilia Prahesta
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 3 (2025): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v9i3.2861

Abstract

This research analyses the use of the phrases ‘Ndasmu’ and ‘Hidup Jokowi’ in Prabowo Subianto's political speech through Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis (AWK) perspective. The research aims to reveal power relations, ideological conflicts, and their impact on public opinion in the Indonesian political context. A qualitative method with a document study approach was applied to analyse data from news, speech videos, and social media responses. The results show that both phrases operate on three dimensions of AWK namely, (1) The text dimension, where ‘Ndasmu’ functions as a tool of delegitimising critics through sarcasm, while ‘Hidup Jokowi’ builds a narrative of continuity of power, (2) The discursive practice dimension, with the production and distribution of discourse in non-formal spaces triggering polarisation of interpretations, (3) The social context dimension, which confirms the influence of hierarchical Javanese culture and the dynamics of post-2024 post-election politics. The implications of the research reveal that the rhetoric has the potential to erode the quality of democracy through the reduction of critical dialogue space, increased polarisation, and the reproduction of power hegemony. This research recommends increasing people's critical literacy and the ethical responsibility of political actors in using language as an instrument of public communication.
Gaya Bahasa dan Makna Pada Lirik Lagu Seperti Rahim Ibu Karya Efek Rumah Kaca Band Waningyun, Prissilia Prahesta; Julianto, Tri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui majas dan makna pada lirik lagu Seperti Rahim Ibu karya Efek Rumah Kaca. Pemilihan lagu tersebut karena dijadikan sebagai OST tema gelar wicara Mata Najwa yang merupakan acara diskusi di televisi nasional popular dan banyak ditonton oleh sebagian masyarakat Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualtiatif melalui pendekatan deskriptif analisis. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini yaitu dengar, simak disertai dengan teknik catat. Hasil penelitian ini yaitu bahwa pada lirik lagu Seperti Rahim Ibu terdapat satu gaya bahasa yaitu perbandingan dengan majas asosiasi, metafora, personifikasi, dan metonimi. Sementara makana dari lirik tersebut merupakan suatu bentuk protes terhadap suatu negeri yang tidak mampu memberikan penghidupan dan kedamaian bagi masyarakatnya.
Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Cerita Misteri di Surat Kabar Merapi Edisi Juli 2023 Khoerunisa, Arina Alifah; Waningyun, Prissilia Prahesta
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa yang terdapat dalam cerita misteri pada edisi Juli 2023 dari surat kabar “Koran Merapi”. Penelitian ini akan mengidentifikasi jenis-jenis kesalahan berbahasa tersebut, dan memberikan saran untuk memperbaiki kualitas bahasa dalam cerita misteri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis konten. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan sampel cerita misteri dari surat kabar “Koran Merapi” edisi Juli 2023. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah teknik simak untuk memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa dan teknik catat untuk mencatat kata atau kalimat untuk dianalisis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif berupa pengumpulan data, identifikasi data, setelah itu materi diklasifikasi dan diurutkan hingga benar-benar memenuhi tujuan penelitian, yang kemudian disajikan dalam bentuk ringkasan singkat. Hasil analisis mengenai kesalahan bebahasa pada cerita misteri dalam surat kabar Koran Merapi edisi Juli 2023 dapat disimpulkan bahwa terdapat bentuk kesalahan berbahasa pada bidang ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik. Terdapat kesalahan bahasa antara lain: kesalahan ejaan sebanyak 11 kesalahan, kesalahan morfologi sebanyak 5 kesalahan, kesalahan semantik sebanyak 5 kesalahan, dan kesalahan sintaksis sebanyak 3 kesalahan.
Analisis Kesalahan Berbahasa pada Diskusi Kelompok Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas X SMA PKBM Darul Hikam Hasanah, Ulfatul; Waningyun, Prissilia Prahesta
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kesalahan lafal dalam diskusi kelompok pada pembelajaran bahasa Indonesia siswa-siswi SMA PKBM Darul Hikam, (2) kesalahan diksi (pemilihan kata) dalam diskusi kelompok pada pembelajaran bahasa Indonesia siswa-siswi SMA PKBM Darul Hikam, (3) kesalahan struktur kalimat dalam diskusi kelompok pada pembelajaran bahasa Indonesia siswa-siswi SMA PKBM Darul Hikam. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X SMA PKBM Darul Hikam. Objek dalam penelitian ini adalah kesalahan lafal, diksi, dan struktur kalimat dalam diskusi kelompok. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, teknik rekaman, serta teknik catat. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan 23 kalimat yang mengandung kesalahan, yaitu (1) kesalahan lafal berjumlah 10 kesalahan disebabkan pengaruh bahasa pertama dan bahasa daerah yaitu, perubahan fonem, penghilangan fonem, dan penambahan fonem, (2) kesalahan diksi berjumlah 6 kesalahan disebabkan pemilihan kata yang kurang tepat, dan (3) kesalahan struktur kalimat berjumlah 7 kesalahan yang disebabkan adanya keterbatasan kosakata dalam penyampaian kalimat yang baik dan benar.
Basic Education Transformations: Steps To Breakthrough In Improving Numeracy Literacy In Elementary Schools Akmal, Ihwanul; Waningyun, Prissilia Prahesta
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16046

Abstract

Primary education shapes students' academic foundations and skills, directly impacting their future success. Improving literacy and numeracy at the primary school level in Indonesia remains a pressing issue. Despite various initiatives and policies being implemented, data shows that primary school students' literacy and numeracy levels often need to meet the expected standards. This study uses a qualitative method with a descriptive approach to the effectiveness of the Campus Teaching VI Program in improving literacy and numeracy at SD Negeri III, Selanegara. This research includes observation, interview, documentation, and pretest and post-test stages. After the school observation process and interviews with the school, it was found that the level of literacy and numeracy at SD Negeri III, Selanegara, was still in the below-average category. In connection with these results, various programs were immediately arranged to improve the quality of literacy and numeracy of SD Negeri III, Selanegara students. Based on the research results on the Teaching Campus's effectiveness in enhancing numeracy literacy at SD Negeri III, Selanegara, this program has succeeded in achieving its objectives well. The implementation of the Teaching Campus Program showed significant improvement, as seen from the comparison between pretest and post-test scores. The interventions, including literacy guidance, reading corner arrangement, library improvement, and reading park provision, proved effective in improving the quality of learning and student skills.
The Representation of Gender Inequality in the Novel Gadis Pantai and Its Relevance to Educational Practice Pramesthi, Erliesty Devi; Waningyun, Prissilia Prahesta
The Future of Education Journal Vol 4 No 8 (2025): #2
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i8.1212

Abstract

This study analyzes the representation of gender injustice and the construction of the main character’s image in Pramoedya Ananta Toer’s Gadis Pantai through a feminist literary criticism approach and explores its relevance as a learning source in literary education. Using a descriptive qualitative method, the research examines narrative excerpts that reflect forms of gender oppression, including marginalization, subordination, stereotyping, psychological and sexual violence, objectification, and the denial of educational rights. Data were collected through document analysis, content review, and coding procedures, followed by content analysis to interpret the meanings embedded in the text. The findings indicate that the main character is positioned as a subordinated and silenced subject shaped by patriarchal norms and class hierarchy, while her physical, psychological, and social portrayals reveal the deep-rooted mechanisms of structural gender inequality. These findings have pedagogical significance: the novel can be used as a literary learning material to guide students in understanding gender awareness, empathy, and critical thinking about social injustice. By integrating feminist perspectives into literary learning, educators can encourage students to recognize discrimination portrayed in literature and relate it to real-world contexts, thereby strengthening character education and gender equality values.