Alkohol, yang terkandung dalam minuman keras, memiliki dampak buruk bagi kesehatan jasmani dan rohani jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, terutama pada remaja yang cenderung menjadikannya sebagai tren tanpa menyadari konsekuensinya. Selain menyebabkan kecanduan, konsumsi alkohol berlebihan juga berisiko menimbulkan kerusakan pada organ tubuh, khususnya hati dan otak. Alkohol dapat mempengaruhi sistem saraf pusat, merusak hati, dan meningkatkan risiko berbagai penyakit serius seperti sirosis dan kanker hati. Penelitian menunjukkan bahwa gen interleukin-6 (IL-6) berperan dalam perkembangan kerusakan hati akibat alkohol. Dalam perspektif agama, Al-Qur'an dengan tegas melarang konsumsi alkohol, mengingat dampak negatif yang ditimbulkannya baik bagi individu maupun masyarakat, seperti kecelakaan lalu lintas, kriminalitas, dan gangguan sosial lainnya. Dampak buruk kesehatan yang terkait dengan konsumsi alkohol mencakup kerusakan jantung, stroke, kanker, dan gangguan pada sistem saraf. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya alkohol dan mengedepankan pola hidup sehat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Copyrights © 2024