Hakikat manusia sebagai makhluk berpikir, sosial, dan bermoral menjadi landasan penting dalam membangun pendidikan yang holistik. Dalam era digital, pendidikan tidak hanya berperan untuk transfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter, etika, dan kemampuan berpikir kritis yang mampu menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi. Transformasi digital membawa perubahan besar dalam cara manusia belajar dan berinteraksi. Teknologi membuka akses luas terhadap informasi dan memungkinkan pembelajaran mandiri serta kolaborasi lintas batas. Namun, era ini juga menghadirkan tantangan, seperti dehumanisasi, ketergantungan pada teknologi, dan penyebaran informasi yang tidak valid. Oleh karena itu, pendidikan harus menekankan pentingnya literasi digital, pengembangan nilai-nilai kemanusiaan, dan pembentukan identitas moral. Artikel ini menyoroti pentingnya menjadikan manusia sebagai pusat dalam proses pendidikan, dengan memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung perkembangan potensi individu.
Copyrights © 2024