Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengidentifikasi konteks materi kimia di pendidikan teknik dan kejuruan; 2) Menginvestigasi aspek pedagogik yang telah diterapkan pada pembelajaran kimia dalam pendidikan teknik dan kejuruan serta dampaknya terhadap kompetensi siswa/mahasiswa. Penelitian ini meninjau 33 artikel pada tahun 2020-2024 dari database Scopus dan Semantic Scholar. Temuan studi ini yaitu pendidikan teknik dan kejuruan paling banyak mengembangkan materi kimia yang berhubungan dengan konteks bahan bakar kendaraan bermotor, minyak bumi, dan pemanfaatan sel elektrokimia sebagai energi terbarukan. Pembelajaran berbasis TIK, STEM, dan pengembangan modul terbukti dapat meningkatkan penguasaan konsep kimia di pendidikan teknik dan kejuruan. Rekomendasi penelitian berikutnya adalah pengembangan konteks materi kimia yang dapat berdampkak terhadap keterampilan abad 21 seperti kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, pemecahan masalah, entrepreneurship, danĀ metakognitif. Pengembangan tersebut dapat didukung dengan pendekatan STEM, Project-based Learning, Problem-based Learning, chemoentrepreneurship, etnokimia, serta media pembelajaran berbasis Artificial Intelligence atau Virtual Reality pada pembelajaran kimia di pendidikan kejuruan.
Copyrights © 2024