Pendidikan Agama Islam (PAI) memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan akhlak peserta didik di Indonesia. Namun, dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pembelajaran, PAI juga menghadapi tantangan untuk tetap relevan dan efektif dalam menyampaikan nilai-nilai agama kepada generasi muda. Era digital yang semakin maju telah menghadirkan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai alat yang potensial untuk meningkatkan efektivitas asesmen pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan asesmen pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis kecerdasan buatan (AI) di MTs Darul Jazil, serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Menggunakan desain kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI menawarkan kemampuan untuk memberikan analisis data yang objektif dan cepat, yang dapat meningkatkan efektivitas evaluasi, mengurangi waktu koreksi, dan memberikan umpan balik yang lebih mendalam dan personal kepada peserta didik. Dampak positif ini memungkinkan pengembangan kurikulum PAI yang lebih responsif dan adaptif terhadap kebutuhan individu peserta didik dan perubahan dalam pendidikan. Namun, penelitian ini juga mengungkap beberapa tantangan signifikan, seperti masalah etika dan privasi data, kesiapan infrastruktur teknologi, dan kemampuan pendidik untuk menggunakan AI. Untuk mengatasi tantangan ini, pelatihan guru yang intensif, pengembangan kebijakan privasi dan etika yang ketat, dan investasi dalam infrastruktur teknologi yang memadai sangat direkomendasikan. Dengan pendekatan yang komprehensif ini, MTs Darul Jazil dapat mengoptimalkan penggunaan AI dalam penilaian PAI, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dan efisien.
Copyrights © 2024