Hasil observasi awal yang dilakukan oleh peneliti melalui wawancara dengan pasien rawat jalan mengatakan bahwa kursi tunggu pasien kurang banyak sehingga pasien kurang puas terhadap sarana dan prasarana tersebut dan mengakibatkan banyaknya pasien berdiri menunggu antrian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi frekuensi sarana dan prasarana rawat jalan dan distribusi frekuensi kepuasan pasien tentang sarana dan prasarana penunjang pendaftaran pasien rawat jalan di bagian ruang tunggu Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi. Penelitian ini dilaksanakan pada 29 April sampai 05 Mei 2024 menggunakan metode kuantitatif bersifat deskriptif, dengan sampel 78 responden menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian tentang kepuasan pasien terhadap sarana dan prasarana penunjang pendaftaran pasien rawat jalan di bagian ruang tunggu Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi sudah lengkap namun belum memadai. Kepuasan pasien terhadap sarana dan prasarana rawat jalan di bagian ruang tunggu Rumah Sakit Madina Bukittinggi dikatakan puas namun masih ada yang kurang puas karena terdapat setengah dari responden yang mengatakan puas.
Copyrights © 2024