MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin
Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025

Tanggung Jawab Perdata Penjamin (Personal Guarantor) Dalam Pemberian Pinjaman (Kredit) Perbankan Pada Saat Debitur Wanprestasi (Studi di BRI Unit Gondanglegi)

Alhamdani, Moch Alfinas Eric (Unknown)
Az, M Ghufron (Unknown)
Wisnuwardhani, Diah Aju (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Jan 2025

Abstract

Penelitian ini mengkaji tanggung jawab perdata penjamin (personal guarantor) dalam pemberian pinjaman perbankan pada saat debitur mengalami wanprestasi, dengan fokus pada BRI Unit Gondanglegi, dimana pemahaman mengenai kewajiban hukum bagi penjamin yang ditetapkan oleh perjanjian kredit masih sangat minim dan bahkan menyebabkan kekaburan norma terkait bagaimana tanggungjawab penjamin jika debitur dinyatakan wanprestasi atau gagal bayar. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana tanggung jawab perdata penjamin saat terjadi wanprestasi debitur. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris, menggabungkan data hukum dan observasi sosial untuk mendapatkan gambaran komprehensif terkait penerapan hukum dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjamin memegang tanggung jawab signifikan dalam kredit perbankan yaitu bertanggungjawab untuk membayar sejumlah hutang yang gagal dibayar oleh debitur. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam mengenai perlunya edukasi finansial bagi para penjamin untuk meminimalisir risiko kredit macet dan meningkatkan stabilitas sektor perbankan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

maras

Publisher

Subject

Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health

Description

MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. This journal is published four issue a year, every month with online version of E-ISSN: 2987-811X. MARAS provides a platform for researchers, academics, ...