Jurnal Agritechno
Jurnal Agritechno Vol. 17, Nomor 2, Oktober 2024

SMART PYROLYSIS PEMBUATAN ASAP CAIR DARI SEKAM PADI DAN APLIKASINYA SEBAGAI INSEKTISIDA

Mahmud, Muhammad Rezky (Unknown)
Mas'ud, Fajriyati (Unknown)
Paramita, Vilia Darma (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2024

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani menghasilkan limbah pertanian, salah satunya adalah sekam padi. ​​Limbah ini dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi seperti asap cair melalui pirolisis, yaitu metode pemanasan bahan organik tanpa oksigen untuk menghasilkan senyawa seperti fenol dan asam organik yang berfungsi sebagai antioksidan, antimikroba, dan biopestisida potensial. Dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT), proses pirolisis dapat dioptimalkan dengan kontrol suhu otomatis berbasis Android, sehingga memungkinkan pemantauan produksi secara real-time dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas asap cair yang dihasilkan menggunakan alat Smart Pyrolysis sesuai dengan SNI No. 8985:2021 dan mengevaluasi efektivitasnya sebagai insektisida dibandingkan dengan insektisida komersial. Asap cair diproduksi menggunakan alat pirolisis yang terintegrasi dengan IoT, dan produk diuji kandungan fenol total menggunakan GC-MS, kadar asam asetat, densitas, pH, dan warna berdasarkan standar SNI. Insektisida komersial Curacron oleh Syngenta digunakan sebagai variabel pembanding, dan efektivitas asap cair dan Curacron diuji pada lalat. Hasil studi menunjukkan bahwa perangkat Smart Pyrolysis menghasilkan asap cair sebagai produk utama, dengan rendemen asap cair sebesar 10,16%. Sementara produk tersebut memenuhi standar warna, polimerisasi yang berlebihan menyebabkan asap cair yang lebih gelap, mengandung senyawa berbahaya seperti PAH dan tar. Asap cair memiliki kepadatan 1,02 g/ml, memenuhi standar kelas 2, dan pH 5,5 karena kandungan air yang tinggi. Analisis GC-MS mengungkapkan 38,65% fenol, 36,34% ester, dan 15,24% amina, yang menunjukkan potensinya sebagai insektisida karena sifat antimikroba dan toksiknya. Pengujian lalat menunjukkan 70% kematian dan 20% kelumpuhan dalam waktu satu jam, dengan efek pengusiran dalam 5 menit pertama. Meskipun tidak sepenuhnya memenuhi standar SNI, asap cair menunjukkan janji sebagai bioinsektisida.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

at

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Control & Systems Engineering Engineering Environmental Science

Description

Jurnal AgriTechno merupakan publikasi yang diterbitkan oleh Depertemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin. Edisi Perdana terbit dalam bentuk cetakan pada Bulan April 2008. Jurnal ini ditujukan sebagai wahana publikasi hasil-hasil penelitian dasar dan aplikatif yang bermutu dan orisinil. ...