Rendahnya kemampuan literasi sains siswa yang terungkap dalam survei Programme for International Student Assessment (PISA) 2022, yang menunjukkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di bidang sains. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan literasi sains siswa kelas V SDN 25 Sabbamparu Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah lembar tes dan observasi. Dalam menentukan subjek penulis menggunakan tes pilihan ganda berjumlah 15 soal, untuk memilih 3 siswa dari kelas VA dan 3 siswa dari kelas VB dari 42 siswa kelas V SDN 25 Sabbamparu yaitu siswa dengan kemampuan literasi sains tinggi, sedang, dan rendah. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis kemampuan literasi sains siswa kelas V SDN 25 Sabbamparu pada aspek konten dengan rata-rata 39,58 berada pada kategori kurang, aspek konteks dengan rata-rata 46,26 berada pada kategori kurang baik, aspek kompetensi kategori kurang baik dengan rata-rata 48,33 dan aspek sikap dengan rata-rata 59,72 kategori cukup baik. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi sains kelas V SDN 25 Sabbamparu secara menyeluruh berada pada kategori kurang baik dengan rata-rata 48,47
Copyrights © 2024