Artikel ini membahas tentang perspektif pendidikan agama Kristen terhadap teori Pavlov mengenai cara belajar classical conditioning. Dalam teorinya Pavlov tidak mengakui bahwa manusia memiliki roh dalam teorinya. Pavlov menyamakan manusia seperti binatang yang hanya terdiri dari tubuh dan pikiran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami siapa manusia sebagai makhluk hidup dan perbedaannya dengan makhluk lain. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa manusia merupakan makhluk yang unik dan mulia diantara makhluk lain (Mzm. 139:13-14). Manusia, makhluk yang terdiri dari roh, jiwa dan tubuh (1 Tes. 5:23), sehingga manusia menjadi makhluk yang memiliki hidup kekal setelah kematian di bumi saat ini. Manusia adalah ciptaan Allah yang sempurna diantara ciptaan-Nya, karena manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah (Kej. 1:26-27). Selain itu, Allah memberi kuasa kepada manusia untuk memelihara dan menjaga makhluk hidup lainnya (binatang dan tumbuhan) juga bumi ini. Inilah keunikan manusia sebagai makhluk progresif yang harus berjuang untuk mencapai tujuan hidup, yaitu memuliakan atau menyenangkan hati Allah.
Copyrights © 2024