Penggunaan bahasa yang bervariasi dalam berinteraksi membuat komunikasi semakin kaya dan inklusif. Salah satu variasi tersebut yaitu alih kode dan campur kode yang menjadi ragam bahasa menarik karena menggunakan lebih dari satu bahasa saat berinteraksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa sering mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur menggunakan alih kode dan campur kode dalam berinteraksi sehari-hari, terutama saat berada di lingkungan kampus. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deksriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi dan pengisian angket atau kuesioner oleh responden mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur. Berdasarkan hasil penelitian, mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur sering menggunakan alih kode dan campur kode dalam berinteraksi. Pengaruh lingkungan sekitar menjadi salah satu faktor penggunaan alih kode dan campur kode digunakan dalam berinteraksi.
Copyrights © 2024