Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi politik yang dilakukan oleh pasangan Ramdhan PomantoâSyamsu Rizal pada pemilihan kepala daerah (PILKADA) kota Makassar tahun 2013, mengetahui strategi pemenangan, dan untuk mengetahui kaitan antara strategi komunikasi politik dengan pemenangan pasangan Ramadhan PomantoâSyamsu Rizal. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu bulan juli sampai dengan September 2014 di kota Makassar tepatnya pada posko tim pemenangan / tim pendukung sobat DIA dan unsur â unsur yang dianggap relevan dengan penelitian ini. Tipe penelitian ini bersifat deskriptif analisis yang telah diarahkan untuk menggambarkan dan menganalisa fakta dengan argument yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan ini mampu memenangkan pemilihan kepala daerah dalam hal ini pemilihan walikota dan wakil walikota Makassar selain didukung oleh kemampuan dan tim yang solid juga pasangan ini menerapkan analisis SWOT dalam kampanye politik. Dengan adanya tim yang solid, strategi komunikasi politik yang baik dan dukungan tim pemenangan menunjukkan bahwa pasangan Ramdhan Pomanto dan Syamsu Rizal (Dia) mampu mengungguli sembilan pasangan kandidat lainnya dengan perolehan suara terbanyak yaitu 182.242 suara.Kata kunci : Strategi, Komunikasi, PilkadaAbstract : This study aims to determine the strategy of political communication done by couples Ramdhan Pomanto and Syamsu Rizal in local elections of Makassar in 2013; and to know the winning strategy; and to determine the links between the strategy of political communication with the winning pair of Ramadan Pomanto - Syamsu Rizal. The research was conducted during the two months started from July until September 2014 in the city of Makassar. It took place at post of winning team as the basic place; it was called by DIA, and also other elements that were considered relevant to this study. The type of research is descriptive analysis which aimed to define and analyze the facts with proper arguments. The results showed that the pair is able to win local elections in this election of mayor and deputy mayor of Makassar because of their good ability and performance. They were also supported by a solid team which applied SWOT analysis within political campaign politics. Having solid team, good political communication strategy and wide support team do help Ramdhan Pomanto and Syamsu Rizal be able to outperform the nine other pairs of candidates with the most votes, namely 182.242 votes.Key words : Strategy, Communication, Local Election
Copyrights © 2015