Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik analisis kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Implementasi GLS dilihat dari teori Edwards III: a) komunikasi melibatkan seluruh warga sekolah dan pihak eksternal secara konsisten; b) sumber daya manusia dalam pelaksanaannya sudah terampil, sumber daya anggaran masih menggunakan dana BOSP/BOSDA, sumber daya peralatan sudah dimanfaatkan dengan baik, sumber daya kewenangan telah terorganisir sesuai tugasnya; c) disposisi program ini mendapatkan peran, antusiasi, respon, dan dukungan dari berbagai pihak; d) struktur organisasi sesuai kewenangannya. 2). Praktiknya terdiri tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaran. 3) Faktor pendukung internal (visi, misi, dan tujuan sekolah serta eksternal (kerja sama, keterlibatan orang tua, dan mahasiswa). Faktor penghambat internal (biaya dan motivasi peserta didik yang fluktuatif) dan eksternal (lingkungan pergaulan).
Copyrights © 2024