Guru memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan karena mereka tidak hanya bertanggung jawab untuk mengajarkan materi pelajaran tetapi juga membentuk karakter dan sikap siswa. Tujuan penelitian ini adalah (1) Dampak peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif di sekolah dasar. (2) Tantangan yang dihadapi oleh guru dalam mengimplementasikan lingkungan belajar yang inklusif di sekolah dasar. (3) Srategi dan pendekatan yang diterapkan oleh guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif disekolah dasar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3A SD Tambak Aji 04. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis data pendekatan kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan dan memahami implementasi pembelajaran inklusif di SD Tambak Aji 04. Hasilnya menunjukkan bahwa peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar inklusif guru seharusnya berperan sebagai fasilitator yang dapat mengelola keberagaman kebutuhan belajar siswa. Mayoritas guru mengakui pentingnya implementasi pendidikan inklusif, mereka sering kali merasa tidak memiliki keterampilan atau pelatihan yang memadai untuk menangani perbedaan yang ada di kelas, terutama yang berhubungan dengan siswa berkebutuhan khusus. Meskipun pendidikan inklusif dianggap sebagai langkah positif untuk menciptakan sistem pembelajaran yang lebih adil, kenyataannya peran guru yang sangat penting dalam proses tersebut seringkali tidak didukung dengan pelatihan yang tepat dan fasilitas yang memadai.
Copyrights © 2024