Penelitian ini membahas tentang kecerdasan spiritual orangtua dalam membimbing anak berkebutuhan khusus tunarungu di sekolah luar biasa negeri pembina kebun bunga palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengetahui pendidikan spiritual pada orang tua yang memiliki anak tunarungu dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek memiliki kecerdasan spiritual yang berbeda-beda. Kecerdasan spiritual orang tua yang tinggi mempengaruhi dalam penanganan anak tunarungu. Ketiga subjek memiliki bentuk kecerdasan spiritual yang diterapkan berupa pendekatan dalam beribadah, seperti sholat, mengaji, mengajarkan norma sosial seperti sopan santun, tolong menolong. Sehingga membentuk menjadi perilaku tersebut menjadi contoh bagi anak mereka yang dalam kondisi berkebutuhan khusus. Adanya kecerdasan spiritual subjek dapat lebih mengontrol emosi, lebih tenang dan bersyukur. Kemudian faktor yang mendukung kecerdasan spiritual subjek dalam membimbing abk tunarungu adalah dukungan keluarga, pasangan dan lingkungan sekitar yang tidak mendiskriminasi kondisi anak subjek yang berkebutuhan khusus
Copyrights © 2024