Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kenaikan harga kedelai terhadap pendapatan pengrajin tempe di Desa Sumbertaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah metode survei. Untuk mendapatkan data primer yang diperlukan peneliti melakukan wawancara secara langsung dengan pengrajin tempe di Desa Sumbertaman. Analisis pendapatan yang digunakan untuk menghitung pendapatan yang diterima yaitu menggunakan persamaan Pd = TR – TC. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kenaikan harga kedelai berpengaruh pada rata-rata pengeluaran dan rata-rata pendapatan pengrajin tempe di Desa Sumbertaman. Rata-rata pengeluaran yang awalnya Rp 337.841 naik menjadi Rp 450.168. Rata-rata pendapatan yang diperoleh para pengrajin yang awalnya Rp 233.992 turun menjadi Rp 130.659. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan harga bahan baku kedelai menyebabkan penurunan pendapatan pengrajin tempe sebesar Rp 103.333. Adapun saran yang dapat diberikan kepada pengrajin tempe di Desa Sumbertaman yaitu para pengrajin dapat menyiasati kenaikan harga kedelai ini dengan membuat potongan tempe menjadi sedikit lebih kecil, mengurangi ketebalan tempe, dan mengganti ukuran plastik kemasan.Kata Kunci : Kenaikan Harga, Pendapatan, Kedelai, Tempe
Copyrights © 2024