Artikel ini berjudul Memperkuat Pengembalaan Pentakosta untuk Peserta Didik Kristen di Indonesia berdasarkan Matius 9:35-38. Tujuan penulisan artikel ini adalah agar setiap pendidik Kristen di Indonesia dapat memperkuat pengembalaan Pentakosta bagi Peserta Didiknya. Setiap peserta didik Kristen dapat digembalakan secara misional dan holistik. Artikel ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan sumber-sumber yang kompatibel dan berbagai literatur yang mendukung. Penulis menemui bahwa Matius 9:35-38 tidak hanya dipahami sebagai strategi penginjilan dan pelayanan yang terintegrasi, tetapi juga dipahami sebagai suatu teks yang menekankan pengembalaan Pentakosta untuk Peserta Didik Kristen di Indonesia. Frase, “karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala” (aya 36) memberikan petunjuk bahwa dalam realita dan dinamika hidup Peserta Didik Kristen di Indonesia, kerapkali mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Oleh karena itu, mereka perlu digembalakan. Mereka adalah jemaat yang menggereja di sekolah. Sekolah harusnya dipandang sebagai gereja. Dengan demikian, setiap pendidik Kristen pun perlu semakin diperkuat untuk menggembalakan setiap peserta didik Kristen di sekolah. Mereka tidak hanya mengemban jabatan struktural, tetapi juga peran fungsional yang dimainkan di mana setiap Pendidik Kristen perlu menggembalakan peserta didiknya.
Copyrights © 2024