Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kenyamanan belajar di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) dalam meningkatkan prestasi akademik siswa. Kenyamanan belajar dianggap sebagai faktor kunci yang dapat memengaruhi keberhasilan pendidikan agama di tingkat dasar. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis upaya-upaya yang dilakukan oleh guru madrasah dalam meningkatkan kenyamanan belajar siswa di lingkungan MDTA. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan wawancara mendalam dengan guru, observasi partisipatif di dalam kelas, serta analisis dokumen pendukung. Penelitian dilakukan di MDTA Al-Jazeera BMI, Bandung, dengan subjek penelitian adalah guru madrasah yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan kelas dan interaksi langsung dengan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenyamanan belajar sangat memengaruhi fokus, motivasi, serta pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang diajarkan. Beberapa tantangan yang dihadapi guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman termasuk keterbatasan sarana dan prasarana, keberagaman perilaku siswa, dan kurangnya pelatihan dalam manajemen kelas. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan sarana dan prasarana yang memadai, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan yang berkelanjutan, serta penerapan pendekatan yang lebih personal dalam pengelolaan kesejahteraan siswa. Dengan demikian, upaya peningkatan kenyamanan belajar di MDTA diharapkan dapat berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan pencapaian akademik siswa di bidang pendidikan agama Islam
Copyrights © 2024