Semua anak memiliki hak untuk menempuh pendidikan disekolah, termasuk anak berkebutuhan khusus. Guru sebagai informan yang baik adalah kunci dari keberhasilan siswanya memahami pesan yang disampaikan. Banyak kegagalan penyampaian pesan yang disebabkan oleh ketidak sesuaian gaya komunikasi antar guru terhadap siswanya. Jika, guru mempunyai gaya komunikasi yang tepat maka pesan yang disampaikan kepada siswa akan mudah dipahami dan tentu mempengaruhi cara pemahaman pesan oleh siswanya. Komunikasi interpersonal yang dikaitkan dengan gaya komunikasi juga menjadi kunci efektifitas dalam mencapai keberhasilan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya komunikasi interpersonal guru terhadap siswa berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri Jenangan. Peneliti menggunakan motode penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara pada guru Sekolah Luar Biasa Negeri Jenangan. Untuk memahami gaya komunikasi dominan pada guru maka peneliti menggunakan teori gaya komunikasi Norton yang meliputi 10 gaya komunikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya komunikasi interpesonal guru dengan penggunaan komunikasi verbal dan nonverbal yang disesuai kan dengan kebutuhann siswa. Hambatan dalam komunikasi yang tentu ada termasuk kesulitan memahami pesan dan perbedaan dalam merespon maka diperlukan pendekatan dan perlakuan yang berbeda.
Copyrights © 2024