Pengabdian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan santri terkait konsep santripreneur dan kewirausahaan, serta memahami proses pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan hantaran pernikahan di Pondok Pesantren Putri Al-Amin Hudatul Muna, Kabupaten Ponorogo. Metode pemberdayaan yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada pengembangan potensi komunitas. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman santri mengenai santripreneur dan kewirausahaan, mencapai 83% setelah pelatihan dan pendampingan. Seluruh peserta juga berhasil membuat dan mempersiapkan pernak-pernik hantaran secara mandiri. Pengabdian ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri santri dalam bidang kewirausahaan. Seluruh peserta menyatakan kepuasan terhadap program yang dilaksanakan. Kata Kunci: Santripreneur, Kewirausahaan, Hantaran, Pelatihan, ABCD
Copyrights © 2024