Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besaran pendapatan petani kakao integrasi ternak kambing, bagaimana perbandingan pendapatan petani kakao integrasi ternak kambing dengan petani kakao tanpa integrasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif di gunakan untuk melihat dan memberikan gambaran tentang pendapatan pertanian integrasi kakao dengan ternak kambing Penentuan jumlah sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling iyalah teknik untuk menentukan sampel penelitian yang berdasarkan atas suatu pertimbangan tertentu yang bertujuan agar data yang di peroleh nantinya dapat lebih representatif.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani kakao Intengrasi Ternak Kambing sebesar Rp. dan pendapatan petani kakao tanpa integrasi sebesar Rp.87.259.280 dengan selisih pendapatan 36.121.000. Berdasarkan dari hasil dari penelitian yang di lakukan yang berjudul analisis pendapatan petani integrasi kakao ternak kambing di dapatkan bahwa pendapatan pertanian integrasi lebih tinggi di bandingkan dengan pertanian kakao tanpa integrasi dengan selisih pendapatan 36.121.000 dengan manajemen yang baik tentang pengelolaan pertanian integrasi kakao ternak kambing tidak menutup kemungkinana pendapatan petani akan meningkat Kata Kunci : Kakao, Pertanian Integrasi, Pendapatan, Ternak Kambing
Copyrights © 2024