Pengambilan keputusan merupakan salah satu penyebab kematian dalam perawatan kesehatan. Menurut data institusi kesehatan dunia sebanyak 98.000 pasien meninggal akibat pengambilan keputusan yang salah yang berdampak pada tindakan kegawatdaruratan yang diberikan kepada pasien. Perawat IGD merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien gawat darurat dan mewajibkan perawat untuk membuat keputusan triase. Dalam pengambilan keputusan triase, perawat memiliki tingkat pengalaman kerja yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengalaman kerja dengan pengambilan keputusan triase pada perawat di Instalasi Gawat Darurat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 29 responden diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner. Penelitian ini dilakukan di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa pada bulan Juli 2024. Hasil penelitian diuji menggunakan uji korelasi. Diperoleh hasil p value sebesar 0,553 (p>0.05) yang menguatkan bahwa tidak ada hubungan pengalaman kerja dengan pengambilan keputusan triase dalam penanganan kasus kegawatdaruratan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengalaman kerja dengan pengambilan keputusan triase pada perawat IGD di RSUD Syekh Yusuf Kata kunci : Triase, Pengalaman Kerja , Pengambilan Keputusan
Copyrights © 2024