Kerajinan anyaman tampar mendong telah menjadi tradisi turun-temurun di Desa Blayu. Sebagian besar pengrajin adalah masyarakat lokal yang telah mempelajari teknik membuat tampar mendong dari generasi sebelumnya yang diwariskan dalam keluarga dan komunitas, sehingga keahlian mengolah mendong menjadi tampar mendong dan kerajinan lainnya sudah terasah dengan baik, namun variasi produknya masih sangat minim sebagian hanya sebatas tikar dan topi. Tujuan pengabdian ini memberikan pengetahuan manfaat tanaman mendong dan pelatihan ketrampilan pembuatan aneka kerajinan dari tampar mendong agar lebih bervariatif dan berinovasi kepada kelompok masyarakat pengrajin tampar mendong. Permasalahan prioritas mitra kelompok pengrajin tampar mendong disepakati bersama adalah: 1). Permasalahan pembuatan desain kerajinan yang dibuat dari tampar mendong; 2). Masalah yang berikutnya adalah masalah pemasaran produk hiasan yang telah berhasil dibuat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan program pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan: Kelompok pengrajin tampar mendong di desa Blayu, Wajak telah menguasai teknologi pembuatan hiasan dari tampar mendong mencapai 100% dari seluruh peserta yang dilatih. Dan 75% telah menuasai manajemen pemasaran sehingga jangkauan pemasaran hiasan dari tampar mendong yang dibuat dapat lebih luas
Copyrights © 2024