Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas santri sebagai citizen journalism melalui workshop jurnalistik di Pesantren SASBARA, Simalungun. Pesantren berperan penting dalam membentuk moral santri serta mempersiapkan mereka untuk berkontribusi dalam masyarakat, salah satunya melalui jurnalisme warga. Namun, keterampilan menulis santri masih kurang sehingga diperlukan pelatihan khusus. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang melibatkan santri secara aktif dalam berbagai tahapan, mulai dari ceramah, diskusi, hingga praktik langsung. Workshop ini berlangsung selama dua hari dengan penyampaian materi tentang penulisan berita, pengambilan foto, dan pembuatan video jurnalistik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan santri dalam menulis berita dan mengambil foto sesuai standar jurnalistik. Kesimpulannya, workshop ini berhasil meningkatkan kompetensi santri sebagai jurnalis warga, yang diharapkan mampu berkontribusi dalam penyebaran informasi yang bermanfaat di lingkungan mereka, sekaligus mendukung tujuan SDGs ke-4 tentang pendidikan berkualitas.
Copyrights © 2024