Era revolusi 5.0 dapat menggeser paradigma manusia untuk tidak lagi mendewakan sesuatu yang sakral dalam budaya kepada realitas hidup yang terperangkap dalam zaman digital. Pada era ini segala sesuatu dilakukan secara formalitas dan tanpa mendalami makna dibalik aneka ritual yang ada. Tujuan penelitian ini adalah menggali nilai pancasila dalam ritual roba witi yang dihidupi oleh masyarakat Lewotobi, Desa Tuakepa, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara observasi terhadap jalannya ritual roba witi yang dilakukan oleh masyarakat adat Lewotobi dan wawancara yang mendalam dengan jumlah key informan 6 orang. 4 orang kepala suku dan juga 2 orang masyarakat Lewotobi yang secara langsung mengikuti ritual roba witi. Hasil penelitian ini mengatakan bahwa ritual yang dihidupi oleh masyarakat Lewotobi mengandung berbagai nilai-nilai kehidupan yang sebagai pedoman untuk hidup dan ada bersama di dalam masyarakat. Pelaksanaan ritual roba witi mengandung berbagai nilai-nilai pancasila yakni nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah mufakat, dan keadilan.
Copyrights © 2024