Teripang pasir (Holothuria scabra) dan daun kersen (Muntingia calabura L.) digunakan sebagai obat tradisional yang memiliki aktivitas antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi dari kombinasi ekstrak etanol teripang pasir dan daun kersen terhadap penurunan udem pada kaki tikus yang telah diinduksi dengan karagenan 1%. Tikus kemudian dibagi menjadi 5 kelompok dan masing-masing kelompok terdiri dari 3 ekor tikus. Kelompok 1 sebagai kontrol positif, kelompok 2 sebagai kontrol negatif, kelompok 3 sebagai kombinasi ekstrak 1:1 (200 mg/kgBB:200 mg/kgBB), kelompok 4 sebagai kombinasi ekstrak 1:2 (200 mg/kgBB:400 mg/kgBB), kelompok 5 sebagai kombinasi ekstrak 2:1 (400 mg/kgBB:200 mg/kgBB), dan masing-masing kelompok diberikan secara peroral. Pada EK 2:1 memiliki efek antiinflamasi yang sama dengan kontrol positif dengan %DAI, yaitu 4,84%. Sedangkan pada EK 1:2 dengan %DAI 4,24% dan EK 1:1 dengan %DAI 1,81%.
Copyrights © 2019