Matematika dianggap sebagai pelajaran wajib dari tingkat pendidikan dasar hingga tinggi karena menjadi dasar dan penghubung bagi mata pelajaran lainnya. Namun, masih ada siswa yang mengalami kesulitan dan memandang matematika hanya sebagai perhitungan dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman matematika siswa dengan menghubungkan matematika dan kebudayaan lokal melalui etnomatematika yang berfokus pada bangun datar segi empat. Kegiatan PkM menggunakan metode sosial konstruktivisme yang dibagi menjadi 5 tahap yakni identifikasi masalah, kolaborasi, eskplorasi, implementasi, dan evaluasi. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dilakukan penyuluhan di SMPN 2 Cilebar, memperkenalkan etnomatematika pada bidang segi empat kepada siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa 85% siswa (22 dari 25 siswa) mampu mengenali bentuk segi empat pada rumah adat Sunda. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan minat siswa terhadap matematika dengan mengaitkannya secara nyata dengan kebudayaan lokal. Meskipun berhasil, masih ada faktor penghambat, seperti persepsi sulitnya matematika dan pandangan bahwa matematika bersifat abstrak. Dengan demikian, kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan ini adalah memberikan kontribusi positif dalam memahamkan siswa mengenai penerapan matematika pada kehidupan sehari-hari melalui pendekatan etnomatematika.
Copyrights © 2024