Pasca-pandemi, sektor manufaktur seperti PT Gunung Mutiara Nedindo, menghadapi persaingan ketat yang memerlukan penyesuaian operasional. Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) menjadi kunci untuk mengatasi perubahan ini. PT Gunung Mutiara Nedindo mengalami penurunan kinerja akibat kurangnya keselamatan dan disiplin, terlihat dari data absensi yang mencerminkan rendahnya disiplin dan berdampak pada produktivitas. Implementasi program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta peningkatan disiplin kerja menjadi sangat penting. Penelitian ini melibatkan 56 responden menunjukkan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja berdampak positif pada kinerja, dengan penekanan pada kondisi lingkungan dan pencahayaan. Ketaatan pada kebijakan perusahaan, signifikan meningkatkan kinerja. Meski demikian, beberapa karyawan masih menunjukkan kekurangan, yang mengakibatkan penurunan produktivitas. Perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor yang memengaruhi 53,6% kinerja karyawan yang belum terungkap. Perusahaan disarankan memperbarui program K3, meningkatkan disiplin kerja, dan menerapkan metrik kinerja komprehensif. Karyawan diharapkan terlibat aktif dalam program keselamatan, menjaga disiplin, dan mengejar pendidikan berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan kerja sehat, aman, dan produktif.
Copyrights © 2024