Penelitian ini berakar dari hasil evaluasi ujian Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa kelas XII SMA Negeri 5 Kota Jambi yang menunjukkan kinerja yang rendah selama masa pandemi Covid-19. Penelitian bertujuan untuk menguraikan diagnosis kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SMA Negeri 5 Kota Jambi selama pandemi Covid-19. Pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi digunakan dalam penelitian ini. Informan dipilih secara purposive sampling, meliputi guru PAI, guru Bimbingan Konseling (BK), dan siswa kelas XII SMA Negeri 5 Kota Jambi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi PAI selama pembelajaran daring dan menghadapi kesulitan interaksi dalam pembelajaran daring. Faktor-faktor pemicu kesulitan belajar siswa yang teridentifikasi meliputi kurangnya motivasi belajar dari guru dan orangtua, koneksi internet yang tidak memadai, keterbatasan ekonomi untuk membeli kuota internet, dan kurangnya interaksi antara guru dan siswa berdasarkan hasil observasi dan wawancara.
Copyrights © 2024