Bullying merupakan masalah kritis dalam lingkungan pendidikan yang dapat menghambat perkembangan psikologis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan sosialisasi pencegahan dan penanganan bullying di Sekolah Dasar Negeri 20 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pencegahan bullying dapat dilakukan melalui edukasi tentang dampak bullying terhadap siswa, pelatihan resolusi konflik bagi pendidik, pembentukan tim pencegahan bullying, sistem pelaporan dan pendampingan korban, serta kerja sama dengan orang tua dalam pemantauan kasus. Sosialisasi terbukti efektif dalam menekan perilaku bullying melalui pendekatan komprehensif yang melibatkan seluruh komponen sekolah. Dampak positifnya antara lain meningkatnya kesadaran siswa untuk saling menghargai dan terciptanya lingkungan belajar yang aman. Kesimpulannya, sosialisasi pencegahan bullying yang terstruktur dapat menciptakan budaya sekolah yang positif dan meminimalisir bullying di kalangan siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2024