Batik Madura menggunakan pewarna alami merupakan salah satu batik Madura yang sedang berkembang di Desa Klampar Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan. Oleh karena itu diperlukan strategi pengembangan batik madura menggunakan pewarna alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pengembangan Batik Madura pewarna alami. Lokasi penelitian di Desa Klampar Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Data dikumpulkan mulai bulan Juli sampai September 2023. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan secara sensus melalui wawancara langsung terhadap 3 pengrajin Batik Madura menggunakan pewarna alami. Data sekunder diperoleh dari Kantor Desa Klampar dan beberapa literatur yang relevan dengan penelitian. Metode analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penerapan Business Model Canvas (BMC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sembilan elemen BMC pada usaha batik Madura menggunakan pewarna alami dapat terdeskripsi dengan baik, sehingga untuk impelementasinya merekomendasikan perbaikan pada kesembilan elemen Business Model Canvas dengan strategi yang dihasilkan menjadi masukan bagi pengrajin Batik Madura menggunakan pewarna alami
Copyrights © 2024