Bibir kering disebabkan banyak faktor yaitu : paparan sinar UV, dehidrasi, dan iritasi kosmetik. Lip balm merupakan sediaan produk berupa balm/balsam berfungsi melembabkan, serta mecerahkan bibir. Andong merah (Cordyline fruticosa L. A.Chev) merupakan bahan alami yang memiliki potensi menjadi pelembab bibir dalam sediaan lip balm karena memiliki kandungan polifenol sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini menganalisis sediaan lip balm ekstrak andong merah sebagai perawatan bibir kering ditinjau dari uji pH, uji homogenitas, uji organoleptik, dan uji hedonik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumetasi, dan kuesioner. Hasil penelitian dari uji laboratorium pada F1,F2, dan F3 sediaan lip balm ekstrak andong merah menunjukan hasil uji pH tidak memenuhi standar pH bibir yaitu 4,5-7 dan uji homogenitas menunjukan hasil homogen. Kesimpulan : pemanfaatan ekstrak andong merah dilihat dari hasil uji homogenitas, uji organoleptik dan uji hedonik dinyatakan bermanfaat. Sedangkan dari uji pH, sediaan lip balm ekstrak andong merah tidak bermanfaat.
Copyrights © 2025