Nilai-nilai budaya memainkan peran penting dalam membentuk gaya dan praktik kepemimpinan, khususnya dalam konteks pendidikan global yang semakin kompleks. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan nilai-nilai budaya lokal dan global dalam kepemimpinan pendidikan, dengan fokus pada strategi implementasi dan tantangan yang dihadapi. Pendekatan ini memberikan wawasan tentang bagaimana pemimpin pendidikan dapat mengintegrasikan nilai-nilai budaya untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggabungkan studi literatur dan analisis kasus dari berbagai institusi pendidikan multikultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya lokal, seperti musyawarah, keadilan, dan solidaritas, dapat memperkuat fondasi kepemimpinan berbasis komunitas. Sementara itu, nilai-nilai global seperti inklusi, keberlanjutan, dan inovasi menjadi elemen kunci untuk menghadapi tantangan globalisasi. Namun, integrasi nilai-nilai ini sering kali dihadapkan pada perbedaan persepsi, konflik budaya, dan resistensi terhadap perubahan.
Copyrights © 2025