Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prosedur administrasi di Unit Penagihan (Branch Collection Unit) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Prosedur pada dasarnya adalah suatu susunan yang teratur dari kegiatan yang berhubungan satu sama lainnya dan prosedur prosedur yang berkaitan melaksanakan dan memudahkan kegiatan utama dari suatu organisasi. Proses administrasi yang efektif sangat penting untuk memastikan kelancaran operasional penagihan kredit bermasalah, sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan dalam hal pengelolaan kredit. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen terkait prosedur administrasi penagihan di Bank BTN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur administrasi di Unit Penagihan Bank BTN telah diterapkan sesuai dengan standar operasional yang berlaku, mulai dari pengelolaan data debitur, pengiriman surat peringatan, hingga proses pelaporan dan evaluasi penagihan. Hasil menunjukkan bahwa meskipun prosedur administrasi yang ada sudah cukup baik dengan pencapaian target penagihan bulanan mencapai sekitar 98,5%, terdapat tantangan signifikan seperti kurangnya kelengkapan dokumen dari debitur dan kesulitan dalam berkomunikasi langsung dengan mereka, yang menghambat proses penagihan. Meski demikian, administrasi yang baik terbukti mampu meningkatkan efisiensi dan mengurangi tingkat kredit macet (Non-Performing Loan/NPL).
Copyrights © 2025