Yogyakarta dan Jakarta adalah kota terpenting di Indonesia sehingga permintaan moda angkutan kereta api cukup tinggi. Kereta api Kelas Luxury telah melayani relasi tersebut cukup lama, sehingga PT. Kereta Api dalam meningkatkan pelayanan pada segment konsumen tertentu telah menjalankan kereta api kelas Kompartemen. Biaya Investasi pengadaan kereta kelas Kompartemen tentunya harus diimbangi dengan Tingkat kembalian investasi tersebut secepat mungkin karena bila tidak menjadi pilihan konsumen maka PT. kereta Api Indonesia (Persero) akan merugi. Penelitian yang dilakukan dalam studi ini berupa penyebaran kuisiner untuk mengetahui dan menganalisis mengenai kemampuan membayar atau Ability To Pay (ATP) dan keinginan membayar atau Willingness To Pay (WTP) responden terhadap kereta kelas kompartemen serta Untuk mengetahui skenario penetapan tarif kereta kelas kompartemen berdasarkan nilai ATP dan WTP . Berdasarkan hasil penelitian . Dari hasil analisis ATP diketahui bahwa penumpang KA Argo Semeru memiliki daya beli di atas Rp 1.500.00 yaitu 65 %. hasil analisis WTP dengan skenario tanpa peningkatan layanan diketahui bahwa penumpang KA Argo Semeru mempunyai keinginan membeli tiket Kisaran WTP terbanyak dan cukup mendominasi adalah Rp 1.000.000 – 1.500.000 yaitu sebanyak 70 %.
Copyrights © 2025