Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP) Kereta Kompartemen (Studi Kasus: KA Semeru Relasi Yogya – Gambir PP ) Prasetya, Pinta; Handayani, Ani Tjitra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.24900

Abstract

Yogyakarta dan Jakarta adalah kota terpenting di Indonesia sehingga permintaan moda angkutan kereta api cukup tinggi. Kereta api Kelas Luxury telah melayani relasi tersebut cukup lama, sehingga PT. Kereta Api dalam meningkatkan pelayanan pada segment konsumen tertentu telah menjalankan kereta api kelas Kompartemen. Biaya Investasi pengadaan kereta kelas Kompartemen tentunya harus diimbangi dengan Tingkat kembalian investasi tersebut secepat mungkin karena bila tidak menjadi pilihan konsumen maka PT. kereta Api Indonesia (Persero) akan merugi. Penelitian yang dilakukan dalam studi ini berupa penyebaran kuisiner untuk mengetahui dan menganalisis mengenai kemampuan membayar atau Ability To Pay (ATP) dan keinginan membayar atau Willingness To Pay (WTP) responden terhadap kereta kelas kompartemen serta Untuk mengetahui skenario penetapan tarif kereta kelas kompartemen berdasarkan nilai ATP dan WTP . Berdasarkan hasil penelitian . Dari hasil analisis ATP diketahui bahwa penumpang KA Argo Semeru memiliki daya beli di atas Rp 1.500.00 yaitu 65 %. hasil analisis WTP dengan skenario tanpa peningkatan layanan diketahui bahwa penumpang KA Argo Semeru mempunyai keinginan membeli tiket Kisaran WTP terbanyak dan cukup mendominasi adalah Rp 1.000.000 – 1.500.000 yaitu sebanyak 70 %.
Simulasi Perbaikan Kinerja Simpang Bersinyal Demak Ijo Yogyakarta menggunakan PTV Vissim Handayani, Ani Tjitra; Prasetya, Pinta
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1201.0122-126

Abstract

Simpang empat Demak Ijo merupakan salah satu simpang bersinyal di Kota Yogyakarta. Simpoang ini mengalami dampak akibat pertumbuhan lalu lintas yang melebihi kapasitas, terutama pada jam – jam puncak di pagi dan sore hari. Selain itu juga disebabkan oleh semakin meningkatnya hunian di sekitar wilayah tersebut dan juga berada dekat dengan Ringroad barat. Metode penelitian ini menggunakan data primer yang diolah menggunakan software PTV Vissim, termasuk dalam melakukan simulasi perbaikan pada kondisi 5 tahun mendatang. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kinerja simpang pada kondisi eksisting dengan  siklus 147 detik mempunyai nilai tundaan rata-rata sebesar 49.383 det/skr yang masuk dalam kategori  tingkat pelayanan D (kurang). Adapun kondisi simpang untuk 5 tahun mendatang, dengan siklus yang sama didapatkan nilai tundaan rerata untuk semua lengan simpang sebesar 117,17 det/skr, masuk dalam kategori tingkat pelayanan F (buruk sekali). Setelah dilakukan perbaikan menggunakan simulasi Vissim untuk 5 tahun mendatang dengan cara merubah waktu siklus menjadi 85 detik untuk semua lengan, didapat nilai tundaan rerata sebesar 38,205 det/skr,  masuk dalam kategori  C (sedang) dengan arus stabil, kecepatan dapat dikontrol oleh lalu lintas.
EVALUASI PERLINTASAN SEBIDANG NO 337 KM 157+846 ANTARA BRAMBANAN – MAGUWO Pinta Prasetya
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Accessibility and movement generation will create traffic flow, one of which is at Level Crossings. Based on KAI Daop Yogyakarta data, in the 2022-2024 period there have been 34 accidents at level crossings in the KAI Daop 6 Yogyakarta area. So it is necessary to handle safety at railway crossings more intensively in a measured and well-measured manner. As for. The purpose of this study is to analyze and evaluate at level crossings, compliance with regulations, and provide recommendations for handling. This study uses a library study method and primary data collection. Primary data consists of comparative data on existing conditions with technical standards, both road section construction at Level Crossings with the research location on the crossing route (JPL) No. 337 Km 157 + 846 between Brambanan - Maguwo. The results of the study indicate that the existing condition of road equipment facilities and geometrics are not fully in accordance with regulations. The geometric condition of the highway with a slope of 12%. This could potentially result in long vehicles, such as low-bed trailers, getting stuck and risking further fatal accidents. A review and revision of the road's geometry is recommended
Sosialisasi Rambu Lalu Lintas untuk Meningkatkan Keselamatan Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang Handayani, Ani Tjitra; Prasetya, Pinta
Kurvamas Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Kemitraan, Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPMI Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvms.v1i2.6065

Abstract

Pemahaman rambu di perlintasan sebidang kereta api wajib dipahami dan dilaksanakan oleh pengguna jalan raya untuk menghindari kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang. Dari beberapa kecelakaan tersebut diatas dapat diketahui bahwa kejadian kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api disebabkan karena faktor manusia yaitu buruknya budaya masyarakat kita saat berkendara di perlintasan sebidang. Dari faktor penyebab di atas, maka perlu dilakukan sosialisasi rambu untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang. Sosialisasi ini dilakukan di SMP Muhammadiyah 5 Yogyakarta. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk menambah edukasi masyarakat sejak dini mengenai rambu-rambu lalu lintas, khususnya pada perlintasan sebidang. Hasil dari pengabdian masyarakat ini, masyarakat lebih paham dan mentaati rambu-rambu yang berada di perlintasan sebidang sehingga terjadilah keselamatan di perkeretaapian
Penguatan Mitigasi Bencana Melalui Pembuatan Jalur Evakuasi Inklusif Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus SLB Bhakti Kencana Mulyandari, Rita; Praba Sumedi, Pramesta; Novadli, Azri; Salman Fathrizky, Fithart; Prasetya, Pinta; Anggie Yudistira Aditya; Faizin, Khusnul; Suranto, Dwi
Darma Abdi Karya Vol. 4 No. 2 (2025): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v4i2.2798

Abstract

Indonesia merupakan wilayah rawan bencana yang berpotensi mengancam keselamatan satuan pendidikan, khususnya Sekolah Luar Biasa (SLB) yang memiliki kerentanan tinggi karena karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus yang memerlukan sistem evakuasi adaptif dan inklusif. SLB Bhakti Kencana Berbah belum memiliki denah jalur evakuasi berbasis pengukuran aktual bangunan yang mempertimbangkan aksesibilitas, keterbacaan visual, dan orientasi ruang, serta masih terbatasnya pemahaman warga sekolah terhadap prosedur evakuasi yang aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyusun denah jalur evakuasi inklusif sesuai karakteristik sekolah, meningkatkan kesiapsiagaan bencana warga sekolah, dan menghasilkan dokumen teknis jalur evakuasi melalui pemodelan AutoCAD. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan bertahap melalui diskusi kebutuhan, pengukuran dan observasi lapangan, pemetaan kondisi eksisting, perancangan denah jalur evakuasi, serta validasi dan sosialisasi bersama pihak sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa denah jalur evakuasi yang dihasilkan akurat, mudah dipahami, dan memenuhi prinsip keselamatan, orientasi ruang, keterbacaan visual, serta aksesibilitas sesuai desain universal, sekaligus meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap mitigasi bencana. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan budaya sadar bencana dan keselamatan di lingkungan pendidikan inklusif serta menjadi wujud penerapan keilmuan mitigasi bencana dan desain inklusif oleh perguruan tinggi.