Kematian adalah peristiwa traumatis yang membawa guncangan mendalam bagi keluarga dengan anggota dalam kondisi kritis. Maka penting mengkaji strategi konseling keluarga melalui kisah Raja Daud dalam Alkitab, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan hermeneutik integratif antara teologi dan psikologi pastoral. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi mekanisme konseling yang memberikan kekuatan dan penghiburan kepada keluarga dalam menghadapi krisis kehilangan. Hasil penenelitian ini menemukan bahwa pendekatan konseling berbasis spiritual dapat menjadi instrumen efektif membantu keluarga melewati masa sulit. Suatu respon yang baik adalah menekankan pentingnya doa, penerimaan kehendak Ilahi, dan membangun dukungan sosial. Ini merupakan strategi praktis bagi konselor dalam mendampingi keluarga menghadapi krisis, dengan strategi persiapan emosional dan spiritual tanpa menghilangkan harapan.
Copyrights © 2024