ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun melalui kegiatan bubur kertas. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 5 anak kelompok A di TK ABA 6 Aimas. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan motorik halus anak setelah dilaksanakan kegiatan bubur kertas. Pada siklus pertama, persentase pencapaian rata-rata motorik halus mencapai 55,95%, dan meningkat menjadi 87,14% pada siklus kedua. Kegiatan bubur kertas terbukti efektif dalam melatih keterampilan motorik halus seperti menyobek, meremas, menggunting, dan membentuk. Dengan demikian, kegiatan ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan motorik halus anak usia dini. Kata Kunci : Bubur kertas, Motorik Halus, Usia 4-5 tahun.
Copyrights © 2024