Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klaterisasi penyebaran Base Transceiver Station (BTS) 4G dan 5G di Sumatera Utara menggunakan K-Means Clustering. Data yang digunakan diperoleh dari sumber terbuka Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Elbow Method digunakan untuk menentukan jumlah klaster optimal, yaitu tiga klaster. Hasil analisis menunjukkan tiga klaster utama penyebaran BTS di Sumatera Utara: klaster dengan jumlah BTS sangat tinggi (Kota Medan dan Deli Serdang), klaster dengan jumlah BTS tinggi (Asahan, Langkat, Serdang Bedagai, dan Simalungun), dan klaster dengan jumlah BTS rendah (27 kabupaten/kota lainnya). Penelitian ini memberikan informasi berharga bagi pemerintah dan penyedia layanan telekomunikasi untuk mengidentifikasi daerah-daerah yang membutuhkan perhatian khusus dalam pengembangan infrastruktur jaringan internet, sehingga dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan digital dan mengurangi kesenjangan digital di Sumatera Utara.
Copyrights © 2025