Pemilihan obat batuk yang tepat untuk remaja di Puskesmas Kebun Jeruk merupakan tantangan karena adanya variasi dalam efektivitas, efek samping, harga, dan ketersediaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode TOPSIS (Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution) dalam menentukan obat batuk terbaik bagi remaja berdasarkan beberapa kriteria penting. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan tenaga medis, dan dokumentasi di Puskesmas Kebon Jeruk. Kriteria yang digunakan meliputi efektivitas, efek samping, harga, dan ketersediaan obat. Bobot setiap kriteria ditentukan berdasarkan tingkat kepentingannya melalui diskusi dengan ahli medis. Hasil penerapan metode TOPSIS menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam memberikan peringkat yang jelas dan objektif untuk berbagai alternatif obat, membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih terstruktur dan berbasis data. Metode ini mengidentifikasi obat dengan skor tertinggi sebagai pilihan terbaik, sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Penerapan metode TOPSIS diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dalam pemilihan obat di Puskesmas, serta menjadi referensi bagi institusi kesehatan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode TOPSIS efektif dalam menentukan obat batuk terbaik untuk remaja di Puskesmas Kebun Jeruk, dengan mempertimbangkan kriteria efektivitas, efek samping, harga, dan ketersediaan obat
Copyrights © 2025