Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran signifikan dalam perekonomian Indonesia. Namun, UMKM sering kali menghadapi berbagai risiko yang dapat mengancam kelangsungan usaha, terutama dalam industri kuliner salah satunya seperti penjualan bakso, seperti yang akan saya analisis pada usaha UMKM Bakso So’un Mie Ayam Podomoro. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis berbagai risiko yang mungkin ada terjadi serta strategi yang akan dilakukan oleh UMKM Bakso So’un Mie Ayam Podomoro. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan pemilik dan pihak terkait di UMKM Bakso So’un Mie Ayam Podomoro. Berdasarkan Hasil pengumpulan data yang didapatkan yaitu risiko yang paling sering terjadi dan menjadi kategori level high pada UMKM Bakso So’un Mie Ayam Podomoro adalah risiko pemasaran dan risiko keuangan yang dimana risiko keuangan terutama terkait dengan pengelolaan arus kas yang tidak stabil, sedangkan risiko pemasaran lebih disebabkan oleh kurangnya strategi promosi yang efektif di era digital. Untuk meminimalisir terjadinya risiko pada UMKM Bakso So’un Mie Ayam Podomoro perlu melakukan peningkatan pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur dan pengembangan strategi pemasaran digital yang lebih kuat untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Copyrights © 2024