Penelitian ini menganalisis penerapan manajemen risiko pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) es teh di Bandung. Fokus penelitian mencakup identifikasi dan analisis berbagai risiko yang dihadapi, meliputi risiko keuangan, produk, operasional, pasar, sumber daya manusia, dan hukum. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan 2 pemilik UMKM es teh, observasi langsung, analisis dokumen, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas UMKM es teh di Bandung belum memiliki strategi manajemen risiko yang memadai, dengan tantangan utama meliputi fluktuasi harga bahan baku, keterbatasan akses modal, persaingan pasar yang ketat, standardisasi produksi, dan kepatuhan regulasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan strategi manajemen risiko yang lebih efektif bagi UMKM es teh, serta menyoroti pentingnya dukungan dari berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan kapasitas manajemen risiko UMKM.
Copyrights © 2024