Penelitian ini mengkaji bagaimana istilah seperti "organik", "100% alami", dan "ramah lingkungan" dalam iklan produk agribisnis telah menjadi simbol status sosial dan kesadaran lingkungan. Istilah-istilah ini tidak hanya menjelaskan produk, tetapi juga membangun citra positif di mata konsumen. Pemahaman mendalam tentang makna konotatif sangat penting dalam strategi pemasaran produk agribisnis. Faktor sosio-kultural dan media digital memainkan peran signifikan dalam bagaimana makna ini diterima. Tren pemasaran berkelanjutan seperti "clean eating" dan "farm-to-table" menunjukkan perubahan minat konsumen terhadap asal-usul dan proses produksi. Penelitian ini menyarankan agar pemasar mengembangkan strategi komunikasi yang lebih personal melalui platform digital untuk meningkatkan efektivitas iklan. .
Copyrights © 2024