Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh antara gaya kepemimpinan dan pengembangan karir terhadap komitmen organisasi/kerja pegawai yang menurun diindikasikan dari angka absensi/kemangkiran yang cukup tinggi disinyalir karena gaya kepemimpinan dan pengembangan karir yang cenderung negatif, seperti ketidakadilan pimpinan dalam hal pembagian pekerjaan, sikap serta tidak adanya sistem pola karir bagi pegawai dan kemudian mengarah pada rendahnya komitmen organisasi. Gaya kepemimpinan memiliki efek yang baik dan positif terhadap komitmen organisasi (Susanj) dan pegawai akan lebih memiliki komitmen kepada organisasi jika diperhatikan pengembangan karirnya. Mathieu dan Zajac (1990) mengemukakan bahwa banyak efek dari berbagai anteseden terhadap komitmen organisasi dimediasi melalui kepuasan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data secara primer melalui kuesioner. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh gaya kepemimpinan terhadap komitmen organisasi tetapi pengembangan karir memberikan pengaruh terhadap komitmen organisasi/kerja. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji beda atau uji F atau uji anova. Implikasi dari hasil agar organisasi mengelola sumber daya manusianya dengan lebih bersifat terbuka kepada pimpinan dalam pelaksanaan tugasnya serta memberikan kesempatan berkembang bagi pegawainya dalam konteks kerja dan karir.
Copyrights © 2024