Kekerasan terhadap perempuan di Indonesia adalah isu serius dan kompleks yang mencakup berbagai bentuk kekerasan, termasuk kekerasan fisik, seksual, emosional, dan psikologis. Komnas Perempuan menunjukkan bahwa kekerasan terhadap perempuan di Indonesia masih cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkontekstualisasikan hadis tentang puasa serta relevansinya dalam mencegah kekerasan seksual terhadap perempuan di Indonesia. Penerapan metode kualitatif, digunakan untuk menganalisis secara kritis dalil seputar hadis, sedangkan pendekatan kontekstual digunakan untuk memahami konteks interpretasinya. Temuan ini menunjukkan bahwa ulama berpendapat puasa sebagai salah satu cara efektif untuk membangun ketahanan diri dan meningkatkan kesadaran spiritual, yang pada gilirannya membantu seseorang menghindari maksiat pelecehan seksual. Adapun secara kontekstual, puasa dapat mempengaruhi kadar hormon, ketika tubuh kekurangan hormon, maka kondisi tubuh dapat berdampak signifikan terhadap nafsu seksual. Selain itu, puasa juga dapat mempengaruhi nafsu seksual melalui efek psikologis. Sehingga, puasa menjadi salah satu solusi dalam upaya mencegah tindak kekerasan seksual bagi perempuan khususnya di Indonesia.
Copyrights © 2025