Konseling perkawinan merupakan salah satu pendekatan yang efektif dalamembantu pasangan suami-istri mengatasi berbagai permasalahan dalam kehidupan berkeluarga. Tujuan utama dari konseling ini adalah untuk mencapai keharmonisan dalam hubungan perkawinan dan menciptakan keluarga yang bahagia. Dalam konteks ini, konseling berfokus pada pemberdayaan individu dalam menghadapi konflik, meningkatkan komunikasi, serta memperkuat ikatan emosional antara pasangan. Proses konseling juga membantu pasangan dalam memahami dinamika kehidupan keluarga, menyelesaikan masalah dengan cara yang konstruktif, dan mengembangkan keterampilan untuk mengelola perbedaan secara sehat. Melalui pendekatan yang sistematis dan berbasis pada prinsip etika, konseling perkawinan memberi ruang bagi pasangan untuk merefleksikan diri, meningkatkan pemahaman terhadap kebutuhan masing-masing, dan mencari solusi praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merupakan pendekatan tinjauan pustaka (library research) yang bersumber dari buku dan artikel mengenai mewujudkan keharmonisan rumah tangga dengan menggunakan konseling keluarga Dengan pendekatan konseling perkawinan digunakan sebagai proses intervensi terhadap masalah yang menggangu keharmonisan keluarga. Konseling keluarga dengan berusaha membangun ikatan yang lebih dekat, individu yang mampu mengendalikan emosi, dan keluarga yang selalu memiliki komunikasi yang baik dalam mewujudkan keharmonisan keluarga. Dengan demikian, konseling perkawinan tidak hanya berfungsi sebagai pemecah masalah, tetapi juga sebagai alat untuk mendorong perkembangan pribadi dan pasangan menuju kehidupan keluarga yang lebih harmonis dan bahagia.
Copyrights © 2025